Minggu, 30 Agustus 2015

No PAIN No GAIN

Kesuksesan itu berbanding lurus dgn pengorbanan. Ga percaya? Kalo aku percaya banget.

13 tahun lalu baru menikah masih sama sama kerja walopun waktu itu saya kerja seketemunya aja karena domisili mengikuti suami yg dinas di perusahaan Tambang Batubara Kaltim , 6 bln disana saya ga kunjung hamil. Lalu resign lah suami dari perusahaan itu dan kembali kami pulang di jakarta memulai dari nol. Selama dijakarta suami kerja dan saya juga kerja. Waktu itu kerja dobel dobel . Jadi Dosen iya , nyambi jadi agent asuransi juga iya. Jadi judulnya tetep fullday 5hari seminggu keluar rumah sedangkan sabtu minggu silaturahiim sana sini . Rasanya hampir ga ada waktu buat diri sendiri terutama kami berdua untuk berfikir apa Impian kami.

2thn menikah ga kunjung tanda tanda hamil lalu suami mulai gelisah. Apalagi saya karena saya perempuan dan perempuan ada batas usia kapan usia sehat utk hamil dan melahirkan. Akhirnya kontrol lah ke dokter. Singkat cerita hormon saya kurang subur dan terlalu capek. Langsung saya dibawa pada pilihan mau punya anak harus berhenti kerja atau kekeuh kerja maka kesempatan punya anak lebih kecil.

Walopun punya anak atau tidak adalah sepenuhnya kuasa Allah swt tapi usaha adalah kewajiban manusia. Maka dengan kesadaran diri saya pun memilih berhenti kerja . Berhentilah saya bekerja dan pamitan pada atasan dgn alasan karena saya dan suami ingin punya anak. Alhamdulillah setelah setahun memilih berhenti akhirnya saya pun hamil anak pertama.

Penantian berbuah hasil. Pengorbanan harus rutin bolak balik cek ke dokter dan menerima sementara keadaan penghasilan yg berkurang hanya dari satu pipa , karena sadar anak adalah harta tak ternilai .

Saya hanya berfikir sederhana saat itu. Kalo bukan saya yg berkorban tidak bekerja lalu siapa lagi? Tidak mungkin suami. Lalu kalo tidak sekarang memutuskan kapan lagi? Sementara waktu berjalan terus dan usia saya makin tidak muda.

Seperti itulah pengorbanan, disatu sisi lebih prioritas kita jalanin demi sukses di sisi lain. Mundur satu langkah untuk lompat sejauh 5langkah .

Seperti halnya bisnis Oriflame. Mungkin pengorbanan pontang panting, kurang tidur, badan remuk, korban perasaan , ditolak, dijauhi teman sendiri dll nya terasa berat. Tapi ketika kita sudah siap memilih menjalaninya insyaAllah ada secercah sukses didepan sana.

Wallahu'alam bishowab

JatiMelati 6 november 2014.
Hany Kurniasari







#bisnisTanpaTapi
#thepoweroffGain


repost https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10204317541835221&set=a.10204317536315083.1073741919.1129433654&type=3&theater

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BISNIS MLM , WHY NOT?

Tarik napasss Hempaskan . . Jadi sejatinya ga ada teman yg bener2 tulus. Sebaik2 nya teman tetep aja ada yg merasa paling suci paling be...